LEBAK – Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, mengamanahkan 8 (delapan) Standar Pendidikan Nasional yang salah satunya adalah sarana dan pra-sarana.

Implementasinya adalah upaya peningkatan mutu sarana dan prasarana pendidikan, khususnya pada Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam rangka menguatkan substansi pembelajaran sains kepada siswa, SMPN 3 Leuwidamar, Kabupaten Lebak, memerlukan suatu media yang memudahkan bagi siswa-siswinya tersebut untuk memahami sains secara menyeluruh (holistik). Oleh karena itu berdasarkan Standar Nasional Pendidikan, setiap satuan pendidikan khususnya SMPN berkewajibkan memiliki ruang laboratorium.

“Saat ini sedang dibangun Gedung Laboratorium IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang anggarannya diperoleh dari bantuan APBN Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tahun Anggaran 2017,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 3 Leuwidamar, Asep Kurnia, kepada Fakta Banten, Jumat (20/10/2017).

Sebelumnya, peletakan batu pertama diawali oleh Komite Sekolah dan Konsultan. Dan ditargetkan pembangunan ini akan selesai dan dapat dipakai pada pekan depan.

Menurut Asep Kurnia, saat diwawancarai diruang kerjanya, bahwa tujuan pembangunan Ruang Laboratorium IPA ini adalah untuk memenuhi kebutuhan Ruang Laboratorium Sains untuk siswa.

“Adapun proyeknya dilaksanakan oleh Pelaksana Pembangunan Sekolah (P2S) dengan waktu pelaksanaan 120 Hari kalender, sedangkan untuk anggaran sebesar Rp 291.919.000,” ujar Asep.

Ia menambahkan, dengan penambahan fasilitas berupa ruang laboratorium ini akan banyak manfaatnya bagi peningkatan mutu pendidikan, sebab, dengan adanya laboratorium sangatlah penting bagi para siswa-siswi maupun guru untuk meningkatkan prestasi dalam belajar-mengajar.

“Kita sangat bersyukur atas bantuan pemerintah ini,” imbuhnya.

Untuk mencapai target maksimal pembangunan, diakui panitia, bahwa kendala yang dihadapi selama ini adalah masalah cuaca.

“Karena cuaca yang sering berubah-ubah sehingga mengakibatkan proses pembangunan agak terhambat, akan tetapi pihak sekolah berusaha semaksimal untuk menyelesaikannya sesuai rencana,” jelas Endang Kustiawan, Ketua Panitia Pembangunan Lab IPA SMPN 3 Leuwidamar.

Endang pun berharap, pelaksanaan kegiatan pembangunan Laboratorium ini tidak lagi mengalami hambatan yang berarti, sehingga akan selesai dalam satu pekan kedepan, agar bisa segera dimanfaatkan oleh pihak sekolah.