Lebak,multatulifm,- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lebak untuk tidak lagi menggunakan LPG bersubsidi dan beralih ke LPG non Subsidi. Hal ini dikatakannya dalam kegiatan sosialisasi dan deklarasi LPG non subsidi 5,5 kg dengan Pertamina untuk ASN diwilayah Pemkab Lebak, di gedung Pendopo Setda Lebak, Kamis (23/11).

“Himbauan ini agar PNS di Kabupaten Lebak tidak lagi menggunakan LPG 3 kg dan beralih ke LPG non subsidi, karena LPG subsidi khusus diperuntukan bagi rakyat yang tidak mampu, sementara PNS bukan termasuk katagori rakyat yang layak menerima LPG subsidi dan ini merupakan upaya untuk membantu pengurangan beban subsidi pemerintah terutama dibidang energi,”kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ditemui wartawan usai acara.

“Himbauan ini sejalan dengan surat edaran Bupati Lebak no.541/1766-adm.ekon&SDA/2016 tanggal 30 november 2016 terkait pengalihan penggunaan LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg untuk seluruh PNS di wilayah Kabupaten Lebak,”tambahnya.

Unit Manager Communication And Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati menyatakan pihaknya telah menyediakan pasokan LPG non subsidi sebagai alternatif bahan bakar memasak bagi masyarakat.

“Kami telah menyediakan Bright Gas ukuran 5,5kg sebagai alrernatif bagi masyarakat yang seharusnya tidak menggunakan LPG subsidi 3 kg. Dengan ukuran yang tidak berbeda jauh dengan ukuran 3 kg, Bright Gas cukup ringan dan mudah dibawa dengan harapan masyarakat juga tertarik menggunakan ukuran 5,5kg,”paparnya.

“Bright Gas 5,5kg sebetulnya bukan barang baru bagi warga Lebak karen sudah tersedia di 467 pangkalan LPG 3 kg, di 67 modern outlet mini market dan beberapa SPBU di Kabupaten Lebak,”pungkasnya.(adit)