Lebak,- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak(DP2KBP3A) Kabupaten Lebak bersama Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) menggelar Rapat evaluasi Kampung KB, di Aula hotel Mutiara Lebak, Rabu 22/11/2017.

Rapat evaluasi dihadiri Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak , muspika Kecamatan dan peserta Kampung KB.

Kepala DP2KBP3A Lebak, Tajudin Yamin mengatakan, rapat evaluasi program kampung KB ini guna untuk mengetahui sejauh mana perkembangan aktivitas dan kegiatannya dilapangan, yang selanjutnya akan dilaporkan oleh pihaknya ke BKKBN Pusat.

“ Dari hasil rapat evaluasi hari ini, kami harus tahu, perkembangan semua program yang berjalan di masing-masing kampung KB,“kata Tajudin.

Tajudin menambahkan, jumlah Kampung KB di Kabupaten Lebak sebanyak 29.

“Untuk yang sudah maju dalam perkembangannya baru 2 kampung KB, yakni di Kecamatan Maja dan Sajira,”tambahnya.

Kepala BKKBN Banten, Aan Jumhana Mulyana, menuturkan sejak dicanangkannya program kampung KB oleh Presiden Jokowi dua tahun lalu, maka pemerintah pusat harus mengetahui sejauh mana program ini berjalan. Untuk itu, dalam rapat evaluasi kelompok kerja kampung KB ini, pihaknya harus mengetahui kegiatannya, dari mulai bidang kesehatan pendidikan, pertanian dan lain-lain di Kampung KB.

“Selain untuk laporan, hasil rapat evaluasi pokja kampung KB ini sebagai bahan masukan bagi perintah pusat,” tuturnya.

Sementara Asda I Bidang Pemerintah Pemkab Lebak, Alkadri mengatakan, Pemkab setempat sangat mendukung terhadap program KB, yang intinya untuk mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, agar program KB ini semakin berkembang pesat, maka Pemkab berharap kepada semua pihak yang teribat dalam program kampung KB ini, harus benar-benar aktif.

“Pemkab memiliki harapan yang besar terhadap prorgam kampung KB ini. Untuk itu, Pemkab akan terus mendukung terhadap program ini,” kata Alkadri.(adit)