Elpiji melon atau elpiji tabung tiga kilogram nantinya hanya akan diperuntukkan kepada masyarakat yang tidak mampu. Maka itulah pemerintah memberikan subsidi di sektor ini sebesar Rp 7.500 pertabung.

Namun di lapangan harus diakui masih saja ada masyarakat kategori mampu yang mengkonsumsinya. Sebagian pengamat mengatakan ini terjadi karena subsidi diberikan ke harga barang, bukan ke orang, sehingga pengawasan susah dilakukan.
Oleh karena itu pemerintah berencana mengubah penyaluran subsidi dari sebelumnya melalui sistem distribusi terbuka menjadi distribusi tertutup, langsung ke rumah tangga sasaran yaitu orang miskin dan rentan miskin.

Agar penyalurannya efektif, efisien, dan tepat sasaran, penyaluran subsidi gas elpiji akan dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).  Dengan penyaluran yang tepat sasaran, maka tujuan subsidi elpiji melon sebagai upaya pemerataan akses energi bagi masyarakat di seluruh Indonesia akan tercapai.