RANGKASBITUNG,- Saat melepas 342 Mahasiswa STKIP Setia Budhi, Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi mengingatkan bahwa hadirnya mahasiswa pada kegiatan Bhakti Karya Mahasiswa (BKM) diharapkan dapat membangkitkan kesardaran dan menumbuhkan budaya masyarakat untuk bersama-sama Pemerintah Daerah mewujudkan kota sehat, bersih, hijau dengan menunjung tinggi nilai-nilai religius di masyarakat.

Wabup mengatakan bahwa kegiatan BKM yang menggandeng program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) dapat mendorong peningkatan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung perwujudan permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan. Dalam tujuan umum tersebut terkandung dua maksud. Pertama, memperbaiki akses masyarakat terhadap infrastruktur dan fasilitas pelayanan di permukiman kumuh perkotaan. Kedua adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perkotaan melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, berbasis masyarakat,dan partisipasi pemerintah daerah.

“harapan saya keberadaan mahasiswa mudah-mudahan sedikit banyaknya bisa mengatasi persoalan-persolahan kawasan kumuh yang ada di Kota, karena kami harap mahasiswa mampu berinovasi” Kata Wabup.

BKM juga diharapkan dapat Mendewasakan berpikir, bersikap, bertindak sebagai leader di tengah-tengah masyarakat. Menyelesaikan masalah, bagaiman gejolak yang terjadi dimasyarakat. Memberikan pemahaman untuk diri kita sendiri. Melatih kemandirian yang menjadi bekal kita di masyarakat.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Mayarakat STKIP Setia Budhi Rangkabitung, Iman Sampurna. BKM akan dilaksanakan tanggal 30 Juli – 25 Agustus 2018 di 5 desa dan 5 Kelurahan yang ada di Kecamatan Rangkasbitung.